Pertama Kali Ditawarkan, Program Riset S3 di Belanda Banyak Diminati


Nuffic Neso Indonesia menyosialisasikan program pendidikan tingi di Belanda. Untuk pertama kalinya di tahun ini ditawarkan program riset S3. Foto: Ist

Kabarmerahputih.net – Nuffic Neso Indonesia kembali menawakan program pendidikan tinggi di Belanda. Tapi kali ini ada yang menarik dalam program yang ditawarkan, di mana untuk pertama kalinya ditawarkan program riset doctoral (S3). Program ini pun menarik banyak peminat.

Menurut data Nuffic Neso, tercatat sudah ada 370 pendaftar untuk program tersebut. Jumlah itu masih dimungkinkan karena pendaftaran masih dibuka hingga pertengahan Oktober mendatang. Hal ini terungkap dalam sosialisasi yang dilakukan Nuffic Neso Indonesia di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, belum lama ini.

Koordinator Promosi Pendidikan Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari mengungkapkan, sosialisasi dilakukan saat ini karena untuk riset terutama program doktoral membutuhkan waktu persiapan yang matang. Dengan begitu, riset yang diajukan bisa menarik minat profesor yang menangani.

Bagi yang terpilih, akan dilakukan interview langsung dengan profesor dari Belanda. Interview dilakukan pada November mendatang saat pameran pendidikan tinggi Belanda. “Profesornya langsung yang akan menginterview peneliti yang proposalnya dinilai menarik,” ungkap Inty.

Ia menjelaskan, saat ini pendaftaran untuk mengikuti seleksi riset program doktoral masih dibuka hingga pertengahan Oktober. Ia berharap akan terus muncul ide-ide penelitian yang orinisal dari peneliti di DIY. Tak kalah penting, kemampuan Bahasa Inggris dan alasa mengapa memilih topik tersebut.

Nuffic Neso setiap tahun menggelar Pameran Pendidikan Tinggi Belanda (Dutch Placement Day) untuk sosialisasi program studi berbahasa Inggris yang ditawarkan universitas di Belanda sekaligus sosialisasi program beasiswa dari pemerintah Belanda. Tahun ini, DPD akan digelar di Surabaya pada 6 November dan Jakarta pada 9 November 2018.

Pameran menghadirkan 27 institusi pendidikan tinggi Belanda terdiri dari universitas riset maupun universitas ilmu terapan. DPD 2018 juga dilengkapi PhD recruitment yang diselenggarakan Nuffic Neso Indonesia bekerja sama dengan Academic Transfer.

Kegiatan lainnya seperti IELTS Try Out, seminar menulis motivation statement, presentasi dari pihak universitas yang hadir dan lembaga beasiswa lainnya juga turut melengkapi persiapan pengunjung yang tertarik untuk sukses studi di Belanda. (KMP2/*)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pertama Kali Ditawarkan, Program Riset S3 di Belanda Banyak Diminati"

Posting Komentar