Ternyata, Ini Tujuan Dibalik Pembangunan JATP


Kabarmerahputih.net Pembangunan Jogja Agro Techno Park (JATP) di Kulonprogo baru mencapai 40 persen. Setelah selesai JATP bakal memiliki banyak fungsi. Selain untuk mengurangi alih fungsi lahan, proyek ini juga untuk meningkatkan pendapatan petani.

"Nanti ada semacam percontohan di JATP. Bisa juga untuk meningkatkan pendapatan petani. Petani di sekitar bisa ikut memasarkan hasil pertanian dan dijual di situ," kata Kepala UPTD BPPTPH Dinas Pertanian DIY, Suharto Budiono seperti dikutip wartakonstruksi.com.

Dengan beragam tujuan itu, nantinya di JATP akan ada pelatih untuk para petani dan petugas agar bisa meningkatkan SDM. Sebab peningkatan SDM akan mendorong perbaikan dari sisi pendapatan.

JATP, terang Suharto, berfungsi sebagai unit pembelajaran agribisnis, menumbuhkembangkan wirausaha agribisnis, sebagai lembaga pelatihan percontohan, dan sebagai alternatif wahana wisata pendidikan berbasis pertanian.

Lebih jauh Suharto menjelaskan, di JATP akan dipraktikkan pertanian secara umum mulai dari hulu hingga muara. Mulai dari pembenihan, pengolahan, dan hasil pertanian. Pertanian pun tidak hanya pada pangan saja, namun ada hortikultural, perternakan, dan perikanan.

"Di sini kalau ada yang mau magang ongkosnya gratis. Efek dari JATP ini muaranya yang paling menjanjikan adalah peningkatan pendapatan asli daerah dari wisata. Ini sangat mendongkrak lebih disbanding pertanian. Ini multiefek," terangnya.

Ia menjelaskan, JATP dibangun di atas lahan milik Pemda DIY di Desa Wijimulyo, Nanggulan, Kulonprogo di atas tanah seluas 18,8 hektare. Dari jumlah itu, 7,7 hektare digunakan untuk bangunan fisik. Sebelum digunakan untuk lokasi JATP, lahan ini digunakan untuk Balai Pengembangan Pembenihan Tanaman Pangan dan Holtikultura, sebuah UPT di bawah Dinas Pertanian DIY.

Di JATP sendiri akan terdapat 4 zona, yakni zona semi publik, zona service, zona print out,dan zona public service privat. Pada tahap satu sedangdibangun 12 item pembangunan di antaranya green house, kolam rekreasi, taman biofarmaka, taman durian, kantor JATP dan Balai Benih, gedung produksi.

Kemudian ada gedung alat dan mesin pertanian, lantai jemur, serta areal edukasi bercocok tanam. Pembangunan yang dilakukan dengan anggaran 37 Miliar itu ditarget selesai pada April 2019. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ternyata, Ini Tujuan Dibalik Pembangunan JATP"

Posting Komentar