Ternyata, Pembangunan TBK Sempat Salah Hitung


Kabarmerahputih.net – Progres pembangunan Taman Budaya Kulonprogo (TBK) diklaim masih on schedule. Persentase pekerjaan yang digarap PT Andaru Perdana sudah mencapai 54 persen dan sudah selesai memasang rangka atap baja pada gedung pameran.

"Sekarang saya berani bilang progres pembangunan taman budaya 54 persen dengan pengadaannya. Rangka atap gedung pameran sudah terpasang, berbahan baja ringan, dan temboknya juga sudah dirabat sebelum memasang baja," ucap Basil Andaru, Manager PT Andaru Perdana, kemarin. 

Basil mengungkapkan, saat progres pekerjaan baru mencapai 27 persen, sempat ada salah perhitungan oleh pengawas yang menyebut progres pekerjaan baru mencapai 17 persen. Namun kontraktor pelaksana menyangkal karena baja ringan untuk atap yang sudah datang di lokasi tidak masuk hitungan. 

“Admin pengawasnya gak muter, terus saya bantah. Kerangka atapnya itu padahal sudah ditumpuk di belakang dan sudah dirangkai, tinggal dipasang. Kita sempat ditegur Bappeda dan Provinsi," tegas Basil. 

Hadirnya kerangka baja ringan di lokasi, lanjut Basil, sudah menambah progres pekerjaan 12 persen secara keseluruhan. Setelah dipasang kerangka atap, pihaknya juga sudah mengetes bebannya menggunakan crane. 

Bentang kerangka baja ringan termasuk kategori panjang yakni 40 - 48 meter. Pemasangan kerangka bagian atas itu ditarget selesai dalam satu minggu. Setelah itu dipasang genteng metal di atasnya.

Selain gedung pameran, di sebelahnya juga ada gedung amphiteater terbuka yang sedang dikerjakan. Gedung tersebut memiliki tribun terbuka setengah lingkaran, kemudian di depannya ada area panggung pertunjukan dan di utaranya ada bangunan kamar untuk ganti kostum dan sebagainya. 

Pembangunan gedung pameran dan amphiteater terbuka ditarget selesai bersamaan. Walaupun, Basil mengakui pengerjaan amphiteater terbuka lebih rumit dari gedung pameran. 

Di timur pembangunan gedung pameran terlihat tembok pembatas yang miring dan disangga balok cor panjang. Tembok itu berada di dekat area parkir motor. Menurut Basil, kemiringan itu muncul dari bagian selatan, sehingga bagian tengah pun ikutan miring. 

“Kami juga pernah ditegur pengawas soal tembok miring itu. Rencananya akan diganti dengan pergola agar tidak terlihat miring lagi,” pungkasnya.

Sumber: Wartakonstruksi.com


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ternyata, Pembangunan TBK Sempat Salah Hitung"

Posting Komentar