Gandeng Bank BPD DIY, DPUPKP Sleman Gelar Sosialisasi Perpres 16 Tahun 2018


Kabarmerahputih.net – Sebagai implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, penyedia jasa didorong untuk segera mengakses dan mendaftarkan diri pada Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP) atau aplikasi SikaP.

“Hari ini kita sosialisasikan Perpres 16 /2018 dan impementasinya. Penyedia jasa harus mendaftarkan dalam aplikasi SikaP,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Ir Sapto Winarno MT di sela Sosialisasi Perpres 16/2018 yang digelar DPUPKP Sleman -Bank BPD DIY Cabang Sleman di Hotel Allana Sleman, kemarin.

Sapto menjelaskan, dengan mendaftarkan diri pada aplikasi tersebut penyedia barang jasa dapat terakses data atau informasi mengenai identitas, kualifikasi serta riwayat kinerja penyedia. Melalui aplikasi itu pula akan terlihat penyedia jasa mana yang serius.

”Kalau tidak mendaftarkan diri pada SikaP kami tidak bisa. Jadi tidak  bisa lagi seperti dulu hanya berdasarkan dipakai orang lain, sekarang akan kelihatan siapa yang mendaftarkan akan terlihat, bahkan kita bisa memberikan point-point penilaian terhadap penyedia yang hasilnya baik,” kata dia.

Karena itu, pihaknya mendorong penyedia jasa segera mendaftar. Dinas, lanjut Sapto, akan siap membantu secara teknis pendaftaran melalui LPSE. “Di Sleman mulai diterapkan pada  tahun anggaran 2019. Dalam waktu dekat ini kaitannya untuk penunjukan secara langsung akan kita infokan kepada penyedia jasa,” terangnya.

Sapto mengungkapkan, pihaknya sengaja menggandeng Bank BPD DIY karena realita di lapangan masih saja dijumpai rekanan atau penyedia jasa yang terkendala persoalan pendanaan. Hal ini sejalan karena Bank BPD DIY memiliki program yang mempermudah kendala itu.

”Asalkan ada SPK atau kontrak yang telah ditandatangani, itu bisa dijadikan dasar pihak bank untuk mengakses modal dengan aturan yang telah ditentukan. Sehingga tidak ada lagi alasan bahwa rekanan ini kekurangan modal,” paparnya.

Nur Iswantoro, Pemimpin Divisi Perkreditan Kantor Pusat Bank BPD DIY mengatakan, pihaknya sangat mendukung proyek pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Sleman dengan menyupport pendanaan bagi rekanan yang tengah mengerjakan proyek pemerintah tersebut.

”Jadi bagi para rekanan yang mungkin ada keterbatasan dana, kami siap membantu dengan persyartan yang sangat ringan dan mudah. Nanti sumber pembayaran kredit berasal dari pemotongan termin yang diperoleh sehingga para rekanan diharapkan tidak ada alasan lagi kekurangan dana untuk menyelesaikan pekerjaan,” katanya.

Acara yang digagas DPUPKP Sleman dengan dukungan sepenuhnya Bank BPD DIY Cabang Sleman ini diikuti 85 penyedia jasa. Kegiatan menghadirkan narasumber di antaranya Ruling Yuliyanto S.Sos dan Yudiarto Setiawan ST M Eng dari Bagian Layanan Pengadaan (BLP) DIY dan ULP Sleman.


Sumber : Wartakonstruksi.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gandeng Bank BPD DIY, DPUPKP Sleman Gelar Sosialisasi Perpres 16 Tahun 2018"

Posting Komentar