Ternyata, 80 Persen Korupsi dari Pengadaan Barang dan Jasa


KABARMERAHPUTIH.NET - Kejaksaan Tinggi DIY saat ini lebih berkonsentrasi dalam penegakan hukum terkait pengadaan barang dan jasa. Hal itu dikarenakan mayoritas kasus korupsi modusnya dari pengadaan barang dan jasa.

"Data dari KPK, 80 persen korupsi modusnya dari pengadaan barang dan jasa. Kita prihatin dengan itu, karena begitu besar kasus korupsi dari pengadaan ini (barang dan jasa)," terang Kristanti, yang mewakili Kajati seperti dilansir Wartakonstruksi.com.

Dia menerangkan, bukan hanya ranah pidana saja yang bersinggungan dengan pengadaan barang dan jasa, namun juga ranah perdata. Pihaknya mengaku akan terus mengawal pembangunan baik di pusat maupun di daerah, dikarenakan itu merupakan bagian dari pelaksanaan dari kejaksaan. Adanya tim TP4D juga bertujuan agar pengadaan barang dan jasa lancar.

Saat ini kejaksaan lebih mengutamakan pencegahan daripada penindakan represif. Dahulu pihaknya tidak mengutamakan pencegahan, sehingga banyak orang masuk penjara, sehingga berdampak banyak orang tidak mau berkerja di bidang pengadaan yang berakibat turunnya penyerapan anggaran.

Bahkan, ada tindakan namun ada korupsi dalam penanganan korupsi. Di antaranya sipir penjara bisa disuap oleh narapidana sehingga munculnya hotel mewah dalam penjara. Kemudian, Presiden memerintahkan agar aparat penegak hukum lebih mengutamakan pencegahan karena dianggap lebih efektif.

Menurutnya, dalam tahun ini dirinya belum menemukan kasus terkait pengadaan barang dan jasa yang masuk dalam level penyidikan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan APIP dan kepolisian untuk mencegah terjadinya pelanggaran tersebut, kalau sudah terjadi, maka pihaknya akan menindaklanjuti secara represif. 


"Kami juga tekankan, jangan ada kriminalisasi di bidang pengadaan barang dan jasa ini. Jangan sampai yang melanggar administrasi, kemudian dimasukkan ke dalam pidana," kata Kristanti.(*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ternyata, 80 Persen Korupsi dari Pengadaan Barang dan Jasa"

Posting Komentar